Delapan Pria Memperkosa Seekor Kambing Yang Sedang Hamil Sampai Tewas

Agustus 09, 2018



Majalah Mata Indonesia ~ Pekan lalu, delapan pria memperkosa seekor kambing yang hamil di distrik Mewat, Haryana, India. Kambing berusia tujuh tahun itu hamil 50 hari dan akan melahirkan dua bayi pada minggu terakhir bulan November.

Insiden itu datang ketika pemilik kambing, Aslup Khan mengajukan laporan pada 26 Juli 2018. Sebelumnya, dia menemukan bahwa kambingnya hilang. Kemudian, Khan menangkap kedelapan pria itu dalam tindakan cabul di sebuah ruangan di mana kambing itu diikat. 

Dia kemudian memukuli mereka bersama dengan penduduk desa lainnya. Tiga orang yang dipukuli mengungkapkan identitas lima orang lainnya kepada Khan.

Namun, karena keadaan terdakwa yang mabuk, mereka kemudian dibebaskan. Salah satu terdakwa bahkan mengejek pemiliknya karena kondisi kambing yang menyedihkan.

Hewan itu hampir tidak bisa berjalan dan berbaring lumpuh setelah itu menyerah pada luka-lukanya.

Khan telah membawa pulang kambing dan kambing itu mati untuk hari berikutnya. Dan Khan memutuskan untuk membuat laporan ke polisi.

Dan setelah mendapat laporan, petugas polisi menangkap dua dari delapan terdakwa dalam insiden itu pada hari Kamis.

Pada saat itu, Jaffar Khan, 22 tahun dan Saahukar Khan, 21 tahun penduduk desa Maroda di Nagina, Nuh ditangkap karena mereka termasuk di antara dua terdakwa.

Sekedar informasi, kedua terdakwa adalah warga lokal yang sudah memiliki rekam jejak pelanggaran kriminal.

Para pemerkosa adalah pengemudi truk yang diduga terlibat dalam berbagai kasus pencurian ternak dan motor dalam tiga tahun terakhir.

Dr Ramvir Bhardwaj, ahli bedah hewan dari peternakan hewan melakukan pemeriksaan post-mortem terhadap hewan tersebut dan mengatakan seperti dikutip dari Metro pada 3 Agustus 2018, bahwa kambing mati karena pendarahan otak dan dua janin ditemukan di perut selama otopsi.

Khan mengatakan kepada media, "Saya tidak bisa memaafkan mereka atas apa yang telah mereka lakukan. Kambing itu seperti anak saya dan akan melahirkan. Saya ingin mereka membayar saya kompensasi Rs 1 lakh (atau sekitar Rp 22 juta). Sebelumnya, mereka punya mencuri empat ekor kambing lain yang saya miliki. "

Terdakwa telah dituntut berdasarkan Pasal 377 KUHP India, yang melarang "hubungan seksual terhadap tatanan alam dengan pria, wanita atau hewan" dan di bawah Undang-Undang Kekejaman terhadap Satwa.

Baca Juga
MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

You Might Also Like

0 komentar