Waspada di Era Digital, Bijak dalam Mengantisipasi Cyber Crime

Juni 14, 2018

 Waspada di Era Digital, Bijak dalam Mengantisipasi Cyber Crime

Majalah Mata Indonesia - Saat ini sudah menjadi hal yang lumrah ketika kehidupan selalu berjalan beriringan dengan teknologi. Aktifitas harian yang selalu terkoneksi dengan internet membuat banyak pengguna yang dengan mudahnya memberikan data pribadi mereka tanpa curiga. TogelSGP Alih-alih menginginkan kemudahan, terkadang hal tersebut membuat pengguna menjadi sasaran empuk kejahatan dibidang teknologi. Secara umum kejahatan tersebut sering disebut dengan cyber crime.

Cyber Crime merupakan kejahatan yang dilakukan di dunia maya dengan bantuan teknologi komputer atau jaringan internet. Cyber crime dapat berupa penyadapan dan penyalahgunaan informasi atau data yang berbentuk elektronik maupun yang ditransfer secara elektronik, pencurian data elektronik, pornografi, penyalahgunaan anak sebagai objek melawan hukum, penipuan memalui internet, perjudian diinternet, pengrusakan website, disamping pengrusakkan system melalui virus, Trojan horse, signal grounding dan lain lain.

 Pelaku Cyber Crime biasanya merupakan orang yang memiliki keahlian dalam ilmu komputer, yang memanfaatkan kelebihannya untuk melakukan kejahatan dalam suatu sistem. Namun akhir-akhir ini semakin banyak orang yang dapat mengakses internet dengan leluasa, sehingga motif kejahatan dapat berupa bulliying, penyebar fitnah/hoax, hingga penipuan secara daring.


Waspada di Era Digital, Bijak dalam Mengantisipasi Cyber Crime

Menurut data dari SophosLabs Indonesia menempati negara paling beresiko mengalami serangan IT Security. Memberitakan bahwa kasus kejahatan di dunia maya atau cyber crime menjadi kasus paling banyak yang ditangani Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di sepanjang 2016. Dari 1.627 kasus yang ditangani polisi, 1.207 kasus merupakan kasus cyber crime. Dari 1.207 laporan kasus tersebut, sebanyak 699 kasus telah diselesaikan.

Sedangkan dari luar negeri berdasarkan laporan dari Washington Times 15 Desember 2016, Biro atau badan investigasi federal amerika serikat akan menginvestigasi berita terkini terkait kebobolan data (user data breach) 1 miliar user account pengguna email yahoo.com. Kondisi ini akan berdampak potensial kepada penggunaan data informasi untuk kriminal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab seperti hackers.

Selain itu Berdasarkan laporan dari thinkprogress telah terjadi pencurian dan pembobolan (data breach) 250 ribu data pengguna twitter (email dan password). 6 Juta data pribadi pengguna Facebook terekspos karena ada bug pada system. Lebih dari 50 Juta email dan password pengguna Livingsocial, sebuah e-commerce telah dicuri. Evernote mereset sekitar 50 juta akun pengguna setelah pencurian data terjadi.


 Waspada di Era Digital, Bijak dalam Mengantisipasi Cyber Crime

Untuk mengenal lebih jauh tentang cyber crime dibawah ini adalah beberapa jenis dari Cyber Crime :

1. Unauthorized Access, terjadi ketika seseorang menyusup kedalam suatu sistem jaringan komputer secara ilegal dan tanpa diketahui oleh pemilik sistem.

2. Illegal Contents, dilakukan dengan memasukkan data atau informasi yang tidak benar atau melanggar hukum dan berpotensi mengganggu keketertiban masyarakat umum. Seperti penyebaran pornografi, hoax, atau bulliying.

3. Penyebar virus secara sengaja, biasanya dikirimkan melalui email dan kemudian mengirimkan ke tempat lain melalui email pemilik. Dapat juga disisipkan dalam aplikasi atau iklan yang tidak terpercaya.

4. Data Forgery, bertujuan untuk memalsukan data pada dokumen penting di internet dan biasanya dimiliki oleh institusi yang memiliki situs web database.

5. Cyber Espionage, Sabitase, and Extortion. Dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata hingga membuat gangguan atau perusakan terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran.

6. Cyberstalking, dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang, menyerupai teror yang ditujukan seseorang dengan memanfaatkan media internet. ini karena mudahnya membuat suatu akun tanpa informasi yang valid.

7. Carding, dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.

8. Hacking and Cracker. Hacking biasanya digunakan untuk meningkatkan kapabilitas seseorang dalam bidang keamanan data. Sedangkan Craker memiliki ruang lingkup lebih luas seperti pembajakan akun orang lain, pembajakan situs web, menyebar virus, hingga pelumpuhan target sasaran.

9. Cybersquatting and Typosquatting. Cybersquatting dilakukan dengan cara mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain kemudian dijual dengan lebih mahal. Sedangkan typosquatting yaitu membuat domain plesetan yang mirip dengan domain orang lain.

10. Hijacking, dilakukan dengan membajak karya orang lain, biasanya adalah Software Piracy ( pembajakan perangkat lunak)
Cyber Terorism, termasuk Cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

Sedangkan untuk metodenya ada beberapa yang populer digunakan oleh pelaku Cyber Crime, seperti:


 Waspada di Era Digital, Bijak dalam Mengantisipasi Cyber Crime

A. Spoofing, merupakan pemalsuan identitas seorang user sehingga dia berhasil logon atau login kedalam suatu jaringan komputer seolaholah user asli.

B. Scanner, menggunakan program dengan metode untuk mendeteksi kelemahan sebuah jaringan komputer.
C. Sniffer, adalah kata lain dari network analyzer yang digunakan untuk memonitor jaringan komputer. Alat ini dapat dioperasikan diseluruh tipe protokol seperti ethernet, TCP/IP, dan lainnya.

D. Password Cracker, digunakan untk membuka enkripsi sebuah password atau sebaliknya dengan mematikan sistem pengamanan password tersebut.
E. Destructive Devices, merupakan kumpulan program virus yang digunakan untuk penghancuran data, seperti Trojan horse,Worms, Email Boms, dan lain sebagainya

Lalu bagaimana cara mencegah Cybercrime?

Mengingat semakin banyak orang yang menguasai teknologi, maka dalam sisi pengguna ada beberapa tips untuk setidaknya meminimalisir kejahatan dunia maya.

Gunakanlah Security Software yang Selalu Diperbarui
Pastikan Anda memiliki security coftware yang selalu up to date atau selalu anda perbarui. Hal tersebut akan memberikan bantuan untuk melakukan pendefinisian terhadap ancaman cybercrime atau berbagai jenis virus yang belum didefinisi pada versi sebelumnya. Hal tersebut sangat penting dan mutlak untuk Anda lakukan, terutama bagi Anda yang sering berselancar di dunia maya/internet.

Lindungilah Komputer Anda
Untuk melindungi komputer yang Anda gunakan setiap hari, setidaknya Anda harus menggunakan tiga program aplikasi, yaitu antivirus, antispyware, dan juga firewall. Anti virus memiliki peran utama untuk mencegah berbagai jenis virus uang makin beraneka ragam ke dalam sistem operasi komputer Anda.

Antispyware berguna untuk melindungi data Anda agar tidak dirusak atau diganggu oleh orang lain ketika Anda sedang melakukan koneksi dengan internet. Sebagai tambahan informasi, spyware merupakan program yang secara diam-diam masuk ke dalam komputer Anda dan melakukan pengrusakan atau mengambil data Anda.

Awalnya, spyware digunakan hanya untuk mencari data dari pemakai internet dan juga mencatat kebiasaan seseorang ketika berselancar di dunia maya. Sementara itu, firewall merupakan sistem atau sebuah perangkat yang mengijinkan adanya lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya. Hal tersebut juga dilakukan untuk mencegah adanya lalu lintas jaringan yang tidak aman. Saat ini, banyak perusahaan yang menyediakan ketiga aplikasi tersebut dalam satu paket yang tergolong murah.

Buatlah Password yang Sulit
Apakah Anda sudah yakin email, akun jejaring sosial, dan juga akun tabungan online Anda menggunakan password yang sulit? Pastikan Anda menggunakan jenis password yang tidak mudah ditebak oleh orang lain, bahkan oleh orang terdekat Anda. Kombinasi antara huruf kecil, huruf besar, dan juga angka bisa Anda aplikasikan sebagai password. Kata sandi atau password tersebut tergolong kuat dan relatif aman karena tidak mudah ditebak oleh orang lain.

Buatlah Salinan
Jangan hanya menyimpan data anda di dalam komputer. Buatlah salinan dalam bentuk foto atau menyimpannya di dalam email atau dalam flashdisk Anda. Hal tersebut merupakan tindakan antisipasi jika sewaktu-waktu data Anda dirusak atau dicuri oleh orang lain.

Jangan Sembarangan Mengklik Link yang Ada di Dunia Maya
Saat berselancar di dunia maya, tidak jarang kita akan menemukan berbagai jenis link yang menarik untuk dilihat. Link tersebut bisa saja hanya berupa iklan atau kuisioner yang menarik bagi kita untuk membukanya. Namun, link semacam itu bisa jadi adalah tindakan cybercrime yang dilakukan oleh orang lain atau bahkan orang terdekat kita untuk mengganggu atau melakukan perusakan pada data yang kita miliki.

Gantilah Password Anda Secara Berkala
Kasus mengenai cybercrime tergolong sangat tinggi, yaitu 15 kasus per detik. Karena itu, jangan membiarkan password Anda bertahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun karena akan memungkinkan tindak kejahatan terhadap akun Anda. Untuk menghindari tindakan kejahatan tersebut, gantilah password Anda secara berkala atau secara acak.
 
  



  



You Might Also Like

0 komentar