Wasapada Jangan Terlalu Kelamaan Berjemur Bisa Menjadi Kanker Kulit

Juni 02, 2018

Kelamaan Berjemur Bisa Menjadi Kanker Kulit


Majalah Mata Indonesia ~ Sarah Boyton terobsesi memiliki kulit coklat sampai dia kecanduan berjemur di bawah matahari. Selama bertahun-tahun, wanita 51 tahun ini masih suka berjemur, dia bahkan memiliki alat tanning sendiri ketika dia ingin menggelapkan kulitnya di rumah.

Kebiasaan Sarah cukup mengkhawatirkan, karena dia menolak memakai tabir surya untuk melindungi kulitnya dari efek merusak sinar UV. Pada Oktober 2016, wanita asal Enfield, Middlesex, Inggris, didiagnosis menderita kanker kulit di bagian bawah matanya. Karena kanker tumbuh di kulit dekat matanya, Sarah harus menjalani operasi dua kali. Sayatan dari Operasi itu kini tercetak di kulitnya.



Namun, sekarang Sarah lebih peduli tentang kulitnya dengan menggunakan krim dengan SPF 50 di wajahnya, dan SPF 10 pada bagian tubuh lainnya. "Saya suka berjemur di bawah sinar matahari, kehangatan menyentuh kulit saya, saya tahu saya tidak seharusnya untuk pergi keluar tapi saya tidak bisa menahan diri, saya kecanduan memiliki kulit coklat dan saya hanya akan berhenti ketika saya memiliki kulit coklat alami berkilauan” kata Sarah, dikutip dari Daily Mail.

"Saya dulu tidak pernah memakai tabir surya dan saya bahkan memiliki sunbed di rumah saya sehingga saya bisa melakukan tanning kapan saja Sekarang saya telah menggunakan tabir surya tetapi hanya SPF 10 dan pada akhir liburan saya biasanya akan menggantinya dengan minyak" kata Sarah lagi .

Sarah didiagnosis menderita kanker kulit setelah dokter menemukan noda coklat di sekitar mata bawah. Sebelumnya, Sarah mengira itu hanya noda atau bintik-bintik biasa. "Saya tidak bisa menahan diri, saya tahu orang-orang pasti berpikir bahwa saya bodoh karena saya masih berjemur tetapi ini sangat adiktif dan saya suka ketika kulit saya menjadi gelap" katanya.

Baca Juga


MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

You Might Also Like

0 komentar