Pentingnya Menjaga Etika di Internet

Juni 05, 2018

 Pentingnya Menjaga Etika di Internet

Majalah Mata Indonesia - Awal dari 'revolusi besar ketiga dalam sejarah manusia adalah revolusi mikro komputer  (Calhoun 1981; Danziger 1985). TogelHongkong Pada awal tahun 1981, Craig J. Calhoun dengan tepat mengamati bahwa komputer mikro akan berubah drastis terhadap kehidupan sosial seperti yang kita kenal. Pengembangan World Wide Web (WWW atau Web), dan munculnya penyedia layanan Internet berbasis komersial (ISP), internet mulai mengalami pertumbuhan global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Revolusi komputer telah mempunyai pengaruh sangat besar mencapai efek pada masyarakat. Mungkin yang paling signifikan dari efek-efek ini terjadi selama 1990-an dengan pertumbuhan komputer berbasis global jaringan informasi, hiburan dan komunikasi yang dikenal sebagai Internet.  Meskipun internet awal mula nya sebagai komunikasi dan proyek pertahanan pemerintah Amerika Serikat selama era Perang Dingin 1960-an.

Internet melayani beberapa fungsi utama bagi penggunanya berdasarkan kemampuan, kebutuhan, minat, dan sumber daya mereka. Pengguna internet disebut  "Netizens". Kita adalah mahluk sosial human are social beings bahkan saat dalam internet sekalipun adalah tetap manusia.

Semua pengguna internet di seluruh dunia adalah manusia, di dunia digital ini adalah hal dasar yang semua harus orang ketahui tetapi seringkali tidak diperdulikan. Sebagai pengguna internet kita harus selalu ingat bahwa orang yang menonton video, membaca komentar atau postingan juga manusia yang memiliki perasaan yang bisa terluka hatinya.

Beberapa hal yang sering dilakukan oleh pengguna Internet yang melanggar aturan ini: Pedoman etiket adalah yang mengatur perilaku ketika berkomunikasi di internet dikenal sebagai netiquette. Netiquette tidak hanya mencakup aturan perilaku selama diskusi tetapi juga pedoman yang mencerminkan sifat elektronik yang unik dari media. Netiquette biasanya diberlakukan oleh sesama pengguna.

 Pentingnya Menjaga Etika di Internet

Netiquette adalah sama dengan etika yang ada dalam kehidupan sosial kita sehari-hari yaitu berfungsi sebagai tata krama atau sopan santun yang harus diperhatikan dalam hubungan sosial agar hubungan yang harus dibangun selalu baik.

Netiquette yang digunakan mengacu kepada standar yang di tetapkan oleh IETF( the Internet Engineering Task Force ) yang terdiri dari kumpulan perancang jaringan, operator, penjual, dan peneliti yang berfokus kepada pengembangan internet ini.

Beberapa hal yang sering dilakukan oleh pengguna Internet yang melanggar aturan ini:

Memberikan informasi yang tidak dapat dipertanggung jawabkan (Hoax)

Spamming / Junking (Mengirimkan sesuatu yang tidak layak pada tempatnya)

Flamming ( Mengirimkan Postingan atau Email yang memanas-manasi orang lain bersifat provokatif)

Trolling ( Mengirimkan Postingan atau Email yang keluar dari topik pembicaraan )

Hubungan sosial dengan menggunakan internet tidak berbeda dengan hubungan sosial yang dilakukan secara langsung atau bermasyarakat, maka dalam menggunakan internet aturan-aturan yang ada tetaplah berlaku.

Dan perlu diingat juga bahwa sebagai pengguna internet kita merupakan masyarakat internasional sehingga memiliki budaya dan aturan-aturan yang belum tentu sama sehingga sebagai pengguna kita dituntut untuk memiliki pemikiran yang terbuka, menghargai perbedaan dan menghormati akan adanya perbedaan.

 Pentingnya Menjaga Etika di Internet

Internet sangatlah masif, Netiquette yang adapun sangatlah bervariasi di berbagai tempat sehingga pengguna dituntut untuk bisa bersifat terbuka dan bersifat kritis yang membangun (konstruktif).

Dalam memberikan pendapat atau postingan terhadap suatu topik,berpikirlah sebelum melakukan postingan atau komentar hingga merasa yakin untuk menambahkan informasi yang tentunya juga dapat di pertanggungjawabkan tanpa menyakiti perasaan oranglain bahkan membunuh karakter seseorang.

Seperti seorang remaja yang videonya viral di media sosial karena mengancam dan menghina Presiden Joko Widodo ditangkap oleh personel Polda Metro Jaya remaja tersebut berusia 16 tahun. Kepada polisi, pemuda tersebut mengaku hanya bercanda dengan teman-temannya membuat video menghina kepala negara tersebut.

Miris sekali mengaku bercanda dengan cara menghina seorang kepala negara dan sedangkan remaja tersebut hidup dan bermasyarakat disebuah negara yang dipimpin oleh objek hinaannya.

Usia 16 tahun adalah usia yang sudah mempelajari Digital Citizenship disekolahnya. Digital Citizenship merupakan sebuah cara yang bisa dilakukan untuk membantu para murid mempersiapkan diri mereka sebelum terjun ke dunia teknologi. Dapat dikatakan bahwa Digital Citizenship adalah norma-norma yang diterapkan dalam penggunakan teknologi.

Digital Citizenship digagas oleh Mike Ribble dan dikembangkan oleh Microsoft dengan tiga konsep dasar, yaitu "Respect", "Educate", dan "Protect" (REP).

"Respect" berarti menghargai diri sendiri dan orang lain mencakup etika, akses, dan hukum digital. "Educate" yaitu mengedukasi diri sendiri dan terhubung dengan orang lain mencakup komunikasi serta pendidikan secara formal dan normal. "Protect" yaitu melindungi diri sendiri dan orang lain dalam hal keselamatan, hak dan tanggung jawab, kesehatan serta kesejahteraan

Menghormati orang lain ketika online Ini merupakan inti dari semua aturan-aturan yang ada di netiquette. Pengguna diharapkan saling menghormati satu sama lain dalam menggunakan internet untuk berbagai tujuan.

Hal ini sangatlah penting karena dengan saling menghormati dan melaksanakan netiquette yang ada, hubungan sosial yang dijalin melalui internet akan berjalan semakin baik dan efektif untuk mempersatukan banyak orang tanpa adanya batasan ruang dan waktu.

Hubungan seperti taman. Kita perlu merawatnya dan kadang-kadang menyiangi. Ini adalah proses aktif yang tidak pasif dan baik untuk cara berpikir kita. Libatkan diri dalam komunikasi yang baik.
 









You Might Also Like

0 komentar