Gigi Anak Terlambat Tumbuh, Haruskah Khawatir?

Juni 06, 2018

 Gigi Anak Terlambat Tumbuh, Haruskah Khawatir?

Majalah Mata Indonesia - Masa pertumbuhan seorang anak dalam 1000 hari pertama merupakan waktu dimana pertumbuhan dan perkembangan sedang pesat-pesatnya. Dalam hal ini, termasuk juga pertumbuhan gigi anak.

Namun bila anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan gigi, haruskah orang tua khawatir? Apa saja yang bisa menyebabkan gigi anak terlambat tumbuh? TogelHK Sampai sebatas apa waktu toleransi terlambatnya  pertumbuhan gigi anak?

Pertumbuhan gigi susu pada anak mulai tumbuh (erupsi) di usia sekitar 6-8 bulan. Pertumbuhan tersebut akan sempurna sampai usia sekitar 2,5 - 3 tahun. Kemudian ketika anak menginjak usia 6 tahun, gigi susu akan mulai digantikan satu persatu dengan gigi permanen, sampai anak berusia 12 tahun.

 Gigi Anak Terlambat Tumbuh, Haruskah Khawatir?

Namun, kecepatan pertumbuhan gigi anak tidak mutlak waktunya sama. Kadang ada yang normal, lebih cepat dan ada juga yang lebih lambat. Gigi permanen dikatakan lebih sering mengalami gangguan pada proses tumbuhnya jika dibanding dengan gigi susu.

Gangguan pada proses tumbuh kembang gigi susu maupun gigi permanen dapat memengaruhi waktu erupsi. Bentuk kelainan akibat adanya gangguan perkembangan gigi pun baru dapat dilihat setelah gigi tersebut erupsi.

Variasi waktu erupsi gigi baik gigi susu maupun gigi permanen bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor lokal dan sistemik. Karena waktu erupsi gigi susu dan gigi permanen saling berkaitan, maka bila terjadi keterlambatan erupsi, gigi susu akan memengaruhi dan membuat waktu erupsi gigi permanen jadi ikut terlambat.

 Gigi Anak Terlambat Tumbuh, Haruskah Khawatir?

Faktor lain yang menyebabkan terlambat erupsinya gigi antara lain adanya gangguan pada proses tumbuh kembang, trauma, faktor nutrisi atau penyakit serius (sistemik) tertentu.
Gangguan erupsi gigi (pertumbuhan gigi) permanen

Yang dimaksud keterlambatan erupsi gigi itu sendiri adalah kegagalan erupsi gigi pada waktu erupsi yang seharusnya. Keterlambatan erupsi ini bisa terjadi lokal atau menyeluruh.

Keterlambatan erupsi lokal hanya melibatkan satu atau beberapa gigi. Kondisi ini bisa disebabkan karena trauma atau kelainan pada gigi itu sendiri.

 Gigi Anak Terlambat Tumbuh, Haruskah Khawatir?

Selain itu, keterlamatan erupsi gigi lokal akibat trauma pada gigi susu dapat menimbulkan gangguan erupsi gigi permanen, misalnya :

1. Ankilosis
Awalnya terjadi karena adanya trauma atau infeksi kronis yang mengiritasi jaringan periodontal di daerah akar gigi. Akibatnya jaringan periodontal dan sel epitel di sekitar gigi juga lapisan sementum pada akar mengalami kerusakan. Kondisi ini menyebabkan terjadinya penempelan atau penyatuan dari akar gigi dengan tulang alveolar. Selain itu, ankilosis pada gigi susu dapat menyebabkan keterlambatan erupsi gigi permanen.

2. Dilaserasi
Disebabkan karena terkena trauma selama proses tumbuh kembang gigi, berupa pukulan. Bisa juga terjadi karena gigi depan terdorong ke dalam dan menekan benih gigi permanen di bawahnya yang sedang tumbuh. Kondisi ini biasanya membuat akar gigi yang ujungnya terlihat bengkok. Akibatnya dapat menghambat erupsi gigi tersebut.

3. Konkresensi
Anomali ini disebabkan akibat adanya trauma pada aderah yang kehilangan tulang interseptal yang disertai gigi berjejal (crowding). Konkresensi bisa juga terjadi karena adanya radang kronis pada jaringan periapikal gigi. Akibatnya bagian sementum gigi menyatu, sehingga menyebabkan kedua gigi tersebut tertanam di dalam tulang alveolar. Hal inilah yang menyebabkan keterlambatan erupsi gigi permanen.

4. Kista Erupsi
Biasanya kista erupsi terlihat seperti ada pembengkakan pada gusi yang tidak bergigi akibat penebalan jaringan. Kemungkinan besar adalah akibat dari adanya trauma pada jaringan lunak selama melakukan pengunyahan. Karena adanya penebalan jaringan pada gusi, maka terjadilah keterlambatan erupsi.

5. Kehilangan gigi susu terlalu dini
Dapat disebabkan antara lain karena trauma, pencabutan gigi susu akibat karies, atau letak benih gigi yang salah. Jika gigi susu tanggal sebelum waktunya, benih gigi tetap memasuki tahap pra erupsi, kemudian dapat menyebabkan keterlambatan erupsi gigi permanen.

Keterlambatan erupsi gigi terjadi pada banyak gigi atau bahkan secara keseluruhan. Faktor penyebabnya pun bisa berbeda-beda, antara lain :
1. Adanya gangguan endokrin, misalnya keadaan dimana terdapat kondisi hipotiroid, hipoparatiroid dan hipoptituarism.

2. Adanya gangguan nutrisi, misalnya disebabkan karena kekurangan protein, vitamin D, kekurangan kalsium dan fosfor.

3. Penyakit sistemik yang juga dapat menyebabkan keterlambatan erupsi gigi secara menyeluruh, seperti:

Hemifacial hyperthropy dan odontomaxillary dysplasia.
Cleidocranial dysplasia
Sindroma down
1. Achondroplastic dwarfism
2. Tricho-Dento-Osseus-Syndrome (TDO)
3. PycnodisostosisPtituitary gigantism
4. Erupsi gigi atau keterlambatan pertumbuhan gigi anak wajar terjadi. Namun, bila gigi susu belum tumbuh sama sekali sampai anak usia 18 bulan, segera ajak si Kecil ke dokter gigi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 






You Might Also Like

0 komentar