Penghuni Mesjid Dibuat Heboh Dengan Adanya Paket Besar Misterius

Mei 24, 2018

Penghuni Mesjid Dibuat Heboh


Majalah Mata Indonesia -  Ditemukannya sebuah benda yang terbungkus rapi membuat masyarakat geger. Kotak tersebut berada di depan masjid Al Ihsan yang berada di pasar Batusangkar, Sumatera Barat. Penemuan terjadi pada Rabu (23/5) siang. Dan diketahui kotak tersebut dikirim dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut penuturan salah seorang warga sekitar, ada 1 paket berupa bingkisan yang di tujukan kepada pengurus MASJID IHSAN BATUSANGKAR yang di antar Iangsung oleh kurir jasa pengiriman paket, karena yang menerima gharim masjid dan beberapa jamaah yang menyaksikan curiga dengan benda tersebut, pihak pengurus masjid akhirnya melaporkan perihal kecurigaan benda tersebut ke polisi.

Tak berselang lama, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas SH berikut jajarannya segera ke TKP guna mengamankan lokasi sembari menunggu kedatangan tim gegana. 

Tepat pukul 17.45 wib tim gegana brimob polda sumbar mengamankan benda yang mencurigakan di Masjid Ihsan. Bingkisan paket tersebut telah berhasil di amankan dan di bawa Iangsung oleh tim penjinak bom guna penyelidikan Iebih Ianjut. 



Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas, SH, mengatakan bahwa benda berupa dus tersebut dibungkus plastik dan kertas warna putih dengan dimensi 25x12x12 cm, dengan biaya ongkir sekitar Rp.300.000,-. 

"Benda yang dikirim dari luar Sumatera tersebut dikirim pada tanggal 19 Mei 2018, dengan identitas pengirim yang tak jelas. Pada nota pengiriman no telepon yang digunakan pengirim dengan no telepon yang menerima barang sama yaitu 0752x2xx2," kata Kapolres.

"Benda mencurigakan tersebut dialamatkan untuk pengurus Masjid lkhsan Batusangkar, Jalan Mayjen DI. Panjaitan, Tanah Datar, yang tepat berada di tengah-tengah kota Batusangkar," katanya lagi.

"Setelah mendapatkan laporan masyarakat tentang adanya benda mencurigakan tanpa identitas pengirim, kita langsung meluncur ke TKP sekira pukul 14.00 wib Dan sekira setengah jam sesampai di TKP mempelajari dus yang sangat mencurigakan tersebut, kami segera menghubungi Tim Jihandak Gegana Polda Sumbar untuk segera meluncur ke Batusangkar guna mengidentiflkasi benda tersebut," terang Kapolres.

Untuk kasus seperti ini, dikatakan Kapolres, pihaknya tidak ingin kecolongan kita harus bekerja sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Hal ini dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekitar kota Batusangkar, termasuk dalam menangani permasalahan dugaan teror bom. 

"Pada pukul 17.00 WIB tim Gegana sampai di TKP, Alhamdulillah setelah dilakukan pemeriksaan oleh Brimob Polda, benda mencurigakan tersebut dipastikan bukan bahan peledak/bom," ucapnya

"Namun dalam rangka penanganan keselamatan masyarakat, kami harus menjalankan setiap tahapan dan kesiap-siagaan personil dengan extra disiplin. Kecolongan sedikit, kalau ternyata benda tersebut berbahaya yang jadi korban tentu masyarakat," tutur AKBP Bayuaji.

Sumber

Baca Juga





MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

You Might Also Like

0 komentar