Menyoal Gaji Ketua BPIP yang Melebihi Gaji Presiden

Mei 28, 2018

 Menyoal Gaji Ketua BPIP yang Melebihi Gaji Presiden

Majalah Mata Indonesia - Sergio Ramos, mungkin bisa disebut sebagai pahlawan kemenangan Real Madrid terhadap Liverpool dalam final liga Champion 2018. Kemenangan itu bukan karena perannya menjebol gawang Liverpool yang dijaga oleh Loris Karius, Togel Hongkong  tetapi lebih karena keberhasilanya "melumpuhkan" bomber Liverpool Mohamad Salah. Dalam kacamata fairplay, apa yang dilakukan oleh Sergio Ramos bukan kecurangan karena dalam sepokbola ada resiko benturan fisik yang berakibat cedera.

Ibarat permainan sepak bola itu tadi, kemenangan bukan semata mata karena kepiawaian pemain namun strategi dan kerja sama antar pemain memegang peran penting juga bisa karena "dibantu" wasit. Begitu juga dalam politik, kemenangan akan ditentukan oleh kerjasama para pendukungnya, makin banyak pendukung makin besar kans kemenangan yang bisa diraih dalam persaingan.

Adalah Mahfud Md yang semula ketua team sukses Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 agaknya sudah dilumpuhkan dengan gaji diatas Rp 100 juta, paling tidak dengan gaji yang melebihi gaji presiden dengan kedudukanya sebagai anggota Badan Pengarah Ideologi Pancas ila itu tak perlu lagi mendukung Prabowo.

Besaran gaji yang diterima oleh Presiden dan Wakil Presiden RI saat ini  masih mengacu pada Undang-Undang No. 7 Tahun 1978 tentang Hak  Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden  dan Wakil Presiden. Dalam pasal 2, dicantumkan bahwa gaji pokok Presiden  adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain  Presiden dan Wakil Presiden. Sementara gaji pokok Wakil Presiden adalah  empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil  Presiden. Begitu juga parpol pendukungnya yang sudah lama bubar menyebeberang ke kubu pesaing.

Selanjutnya, menurut Peraturan Pemerintah No. 75 Tahun 2000, gaji pokok  tertinggi pejabat negara (Ketua DPR, MA, BPK, dll) adalah sebesar Rp.  5.040.000 per bulan. Dengan demikian, dapat dihitung, besarnya Gaji  Pokok Presiden RI per bulan = 6 x Rp. 5.040.000 = Rp. 30.240.000.  Sedangkan Gaji Pokok Wakil Presiden per bulan = 4 x Rp. 5.040.000  = Rp.  20.160.000.

Penetapan besaran gaji kepada Ketua dan anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sontak menimbulkan polemik, PKB meminta Jokowi mengevaluasi hal itu karena bisa menimbulkan persepsi buruk di masyarakat, bahasa yang halus mengingat PKB adalah partai endukung Jokowi.  Berbeda dengan pernyataan PKS yang menyebut sebagai keputusan yang memalukan, Ali Sera penggagas tagar 2019 Ganti Presiden lalu  membandingkan dengan keputusan Mahathir yang memangkas gaji para menteri untuk mengurangi beban hutang.

Seperti diberitakan, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP),  Megawati Soekarnoputri mendapatkan gaji sebesar Rp 112 juta serta anggotanya antara lain Mahfud Md yang melebihi  gaji Presiden sebesar Rp 62,7 juta.

Yang menjadi pertanyaan, apakah Prabowo dengan kocar kacirnya para pendukungnya pupus sudah harapan untuk bertarung kembali? Belum tentu, sebab dalam politik sesungguhnya lebih mengedepankan kepentingan dari pada loyalitas seperti yang ditunjukan partai pendukung Prabowo itu.

Kembali pada permainan sepakbola diatas, kunci kemenangan sebuah team sepakbola juga didukung oleh solidnya para pemain disamping penerapan strategi, mungkin saat ini menjelang pilpres, pemberian THR dan Gaji ke 13 serta pemberian gaji kepada Ketua dan  Anggota BPIP adalah sebuah strtegi untuk menjadikan pendukung lebih solid. Semua kemungkinan bisa saja karena strateg membolehkan segala cara termasuk merangkul ataupun melumpuhkankan pendukung kubu pesaing.
 







You Might Also Like

0 komentar