Penemuan Jasad Pendaki Asal Selandia Baru Dan Menemukan Fakta Baru

April 07, 2018

Penemuan Jasad Pendaki Asal Selandia Baru 


Misteri keberadaan pendaki asal luar negeri, Andrey Voytech, yang sempat dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Merbabu pada Jumat, 30 Maret 2018 terpecahkan. Genap sepekan pencarian, pendaki asal Selandia Baru itu ditemukan dalam kondisi tewas pada Sabtu (7/4/2018) sekitar pukul 08.40 WIB.

Ada fakta yang terungkap dari penemuan jasad Andrey. Dia ternyata mengantongi tiga kewarganegaraan. Pendaki berusia 39 tahun itu memiliki tiga paspor dari tiga negara yang berbeda, yakni Slovakia, Selandia Baru, dan Kanada.MandiriTogel Menyediakan 13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi

Petugas bagian Humas Basarnas Jateng, Zulhawary Agustianto, mengatakan Andrey sempat dilaporkan hilang oleh teman wanitanya setelah hampir sepekan tak diketahui keberadaannya.

Ketiga paspor ditemukan di hotel tempat menginap pendaki asal Selandia Baru itu di Kopeng dan Magelang.

"Di hotel Magelang, petugas menemukan dua paspor milik Andrey yang berkewarganegaraan Slovakia dan Kanada. Sedang yang di Kopeng, dia gunakan paspor New Zealand (Selandia Baru)," ujar Zul.

Andrey semula sempat dilaporkan hilang setelah melakukan pendakian di Gunung Merbabu, Jumat (30/3/2018). Namun, pria berusia 39 tahun itu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa Sabtu pagi, sekitar pukul 08.40 WIB.

Kepala Basarnas Jateng, Noer Isrodin Muchlisin, menyebutkan korban ditemukan di area Kalimenek, tepatnya di aliran sungai. "Korban diduga terjatuh dari ketinggian sekitar 8-13 meter," ujar Noer Isrodin.

Noer Isrodin menjelaskan penemuan pendaki asal luar negeri itu bermula saat tim SAR gabungan melakukan pencarian di aliran sungai Kalimenek. Tim menelusuri sungai hingga akhirnya menemukan jasad korban.

Korban diduga terjatuh dan mengalami benturan keras dari ketinggian di dasar sungai yang berbatu. Jatuhnya korban ke dasar sungai tidak diketahui penyebab pasti, bisa terpeleset atau disorientasi karena hipotermia.

Sumber

Baca Juga :



13 Game Live Casino Online Dan 8 Pasaran Togel Online Berlesensi Resmi



 







You Might Also Like

0 komentar