TNI Beri Solusi Menyulap Sampah Plastik Jadi Paving Block Kualitas Jempolan!

Maret 10, 2018


Majalah mata indonesia - Selama ini sampah plastik kerap merepotkan masyarakat. Selain bisa menyumbat air dan menimbulkan banjir, sampah plastik pun sangat menyebalkan karena bisa jadi bencana bagi tanah karena sulit diurai (bisa ratusan tahun untuk mengurainya secara alami).

Beruntung, saat ini prajurit TNI dari Kodim 0611 Garut, Jawa Barat, berhasil menyajikan solusi praktis dalam mengelola sampah plastik ini. Selain murah dan mudah, solusi yang ditawarkan ini pun sangat bermanfaat, yakni mengubahnya menjadi paving block berkualitas.


"Intinya semua plastik bisa diolah, tinggal kemauan kita," kata Asraf Aziz, Dandim 0611 Garut.

Dalam keterangannya, Asyraf sendiri mengaku jika dirinya mendapatkan ilmu pengolahan plastik menjadi paving block berkualitas tinggi dari berbagai video di YouTube. Menariknya, bahan baku dari paving block ini 100 persen sampah plastik.

Sebelum diolah, sampah plastik ini akan dilelehkan terlebih dahulu, kemudian dituangkan ke dalam cetakan besi yang ukurannya sudah disesuaikan dengan ukuran standar paving block. Tunggu selama lima menit atau hingga plastik mengeras, dan lepaskan.


"Kita tunggu lima menit sampai cetakan seluruhnya mengeras," Kata Muslimat, anggota Babinsa Koramil Garut Kota, dalam acara pengolahan sampah plastik jadi paving block.
Untuk menghasilkan satu buah paving block, dibutuhkan sekitar 3 kg bahan plastik kering. 
Jika dibandingkan dengan paving block semen, paving block plastik ini jauh lebih ringan dan lebih kuat. Selain itu juga tidak mudah pecah dan tahan lama.

"Silahkan lempar ke atas, saya jamin kuat. Kan ini beratnya hanya tiga kilogram," lanjut Muslimat.

Meskipun terbuat dari plastik, Muslimat mengklaim jika paving block plastik ini tidak licin saat hujan. Pasalnya, selama proses pengeringan, secara alami paving block ini akan menimbulkan pori-pori yang membuat bahan jadi lebih kasar.


Sejak pertama kali diekpose, sudah ada satu kantor pemerintahan di Garut memesan paving block plus pemasanganya. Tidak lupa, Asyraf pun mengajak masyarakat yang berada di sepanjang sungai untuk ikut mengolah sampah plastik jadi bahan pembuatan paving block.

"Teknologi pengolahan ya sangat sederhana, tinggal ada kemauan aja," Tambah Ashraf.

Sumber : CakrawalaNews

 

You Might Also Like

0 komentar