Perjuangan Deva Kumpulkan Uang dari Jualan Bakso agar Bisa Lanjut SMP

Maret 26, 2018


Majalah mata indonesia - Deva (14) berjalan menyusuri kawasan Tabolang, Kalimantan Selatan. Sambil memikul dagangan baksonya, dia memukul-mukul mangkok dengan sendok agar terdengar suara yang bisa menarik perhatian para pembeli.

Foto dan video Deva berjualan bakso viral di media sosial setelah diunggah oleh seorang warga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Sulastri ke akun Facebooknya, Rabu (21/3).

"Dia.. Iya dia, seorang anak kecil yang baru lulus SD sudah berani ngambil pekerjaan seberat itu jadi tukang bakso keliling mabun dan sekitarnya. Saat dia menghapus keringatnya terbayang betapa lelah dan capeknya dia, begitu kuat kakinya berjalan keliling demi menghabiskan jualannya dan berpikir pulang bawa uang. Ya Allah, kuatkan dia, lancarkan rezekinya, aamiin. Melihat ini, aku jadi lebih bersyukur dengan apa yang Allah kasih ke aku," tulis Sulastri dalam akun Facebooknya, Rabu (21/3). 

Sulastri mengatakan tukang bakso cilik itu bernama Deva dan baru lulus dari Sekolah Dasar (SD).

"Iya dia suka keliling di sekitar kompleks rumah saya," ujar Sulastri, Senin (26/3).


Sulastri mengaku awal mula mengatahui sosok Deva dari sang adik yang menjadi pelanggan bakso Deva. Saat itu, adiknya menceritakan bahwa dia kaget saat membeli bakso ternyata penjualnya masih anak-anak. Astri yang penasaran, langsung meminta adiknya untuk mendokumentasikan sosok Deva tersebut. 

"Pas liat videonya ternyata benaran, aku unggah deh di Facebook, dan ternyata jadi viral," ujarnya. 
Setelah video yang diunggahnya viral, Sulastri mencari tahu soal Deva dan keluarganya. Dia membeli bakso Deva dan melontarkan beberapa pertanyaan.

Dia bertanya alasan Deva berjualan bakso. Menurut pengakuan Deva, dia berjualan bakso untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. 

"Dia juga ngirimin uang ke neneknya yang di Jawa," ucapnya. 


Deva yang setiap harinya berjualan di sekitar komplek Flamboyan, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menjual baksonya dengan harga Rp10.000 per porsi. 

Deva mengaku pada Sulastri, selain memenuhi kebutuhan hidupnya, niatnya berjualan juga untuk biaya melanjutkan pendidikannya ke SMP. Ia tidak ingin memberatkan beban orang tuanya yang hanya berdagang.

"Orang tuanya nggak sanggup biayain sekolahnya, ayahnya dagang bakso juga dan ibunya bekerja di warung padang," pungkasnya. 

Kini unggahan Astri telah disukai lebih dari 24 ribu orang dan dibagikan ulang lebih dari 30 ribu kali. Beragam komentar pun membanjiri unggahannya tersebut. 

"Ya Allah sedihnya melihat ada yang seperti ini di kota sendiri ...mudahan bisa ketemu nanti. Mudahan sehat terus dan dilancarkan rezekinya ya Allah," tulis Misna Raesha dalam kolom komentar

"Semoga sehat selalu panjang umur agar bisa meraih cita-cita yang diimpikan amin,kayaknya adek ini calon orang sukses amin,#gaktegaliatnya tapi salut masih kecil sudh berani," tulis DiDy Areg INdo. 

"Ya ALLAH berikan rejeki yang melimpah untuk adik kecil ini Amiiin YRA," tulis Sutikno Tikno

 

You Might Also Like

0 komentar