Tren Kafe Hewan: Pelecehan Terhadap Binatang?

Februari 06, 2018

 Tren Kafe Hewan: Pelecehan Terhadap Binatang?

Majalah Mata Indonesia- Belakangan, kafe bertema binatang marak di berbagai negara. Tapi siapa sangka, kalau kafe tersebut malah jadi tempat pelecehan dan penyebaran penyakit.

Diintip detikTravel dari berbagai sumber, Sabtu (4/11/2017) tren kafe hewan kian marak diberbagai negara. Dikerumuni oleh binatang yang menggemaskan, membuat kafe-kafe bertema binatang kian digandrungi. Namun hal ini bukanlah positif, tapi malah jadi tindak pelecehan kepada hewan.

Pekan ini, otoritas Thailand dan organisasi hak asasi hewan Watchdog Thailand, melakukan sebuah penyelidikan ke sebuah kafe kucing dan anjing yang populer di Bangkok. Tim mendapatkan klaim bahwa kafe tersebut melakukan pengabaian kepada hewan menurut laporan media Asian Coconuts.

Kitties & Bears Cafe di Singapura salah satunya. Pemilik kafe tersebut mendapat hukuman karena 7 kucing miliknya mati akibat kesehatan yang buruk.

Kafe hewan ini diduga mengabaikan kesehatan para hewan yang diekploitasi. Tim dokter dari Watchdog Thailand telah memperkuat hal ini dengan mengumpulkan bukti sampel darah dan air liur dari hewan-hewan tersebut.

Di Jepang pun demikian. Salah satu kafe kucing populer di Jepang, Cat's Paw di tutup tahun lalu. Kafe ini didapati melanggar undang-undang kekerasan terhadap hewan.

Cat's Paw yang berada di distrik Sumida di Tokyo ditutup oleh pihak berwenang. Hal ini dikarenakan kafe tersebut mempekerjakan kucing yang berusia lanjut dengan kesehatan yang buruk.

"Kafe tersebut melanggar undang-undang kesejahteraan hewan, jadi kami mengambil tindakan. Kami memperingatkan kafe tersebut pada bulan Januari dan memberitahu mereka bagaimana cara merawat kucing mereka dengan lebih baik, namun pengabaian terus berlanjut," ujar Yachiyo Kurihara dari Pusat Kesejahteraan Hewan Tokyo kepada media The Guardian.

Kucing yang dipelihara tak tanggung-tanggung jumlahnya, sampai 62 ekor. Kondisi lingkungan sempit inilah yang membuat kucing gampang untuk tertular penyakit. Oleh sebab itu, kafe ini diprotes oleh banyak pelanggan.

Para pejabat kota pun tidak tinggal diam. Mereka berkata akan menutup kafe bertema hewan jika ditemukan kelalaian dalam merawat binatang tersebut.

 Tren Kafe Hewan: Pelecehan Terhadap Binatang?

Kelalaian bukanlah satu-satunya ancaman bagi hewan-hewan di kafe. Nicky Trevorrow, seorang manajer perilaku di Cats Protection UK mengatakan kepada BBC bahwa kafe hewan adalah lingkungan yang berbahaya bagi seekor kucing.

"Kafe kucing bukanlah lingkungan yang cocok untuk kucing, karena mereka berada dalam ruang tertutup dengan populasi manusia yang berputar. Mereka membutuhkan lingkungan yang lebih stabil dari anjing," tambah Trevorrow.

Taiwan jadi negara pertama di dunia yang membuka kafe kucing pada tahun 1998. Kemudian Jepang menyusul pada tahun 2004, namun sejak itu sejumlah kafe hewan yang berbeda mulai bertebaran di Jepang.

Saat ini, bukan hanya kucing dan anjing yang jadi primadona untuk kafe hewan. Burung hantu dan landak, yang notabene hewan liar pun ikut masuk dalam tren ini.


 Tren Kafe Hewan: Pelecehan Terhadap Binatang?


"Burung hantu memiliki pendengaran dan penglihatan yang akut dan merupakan burung pemangsa yang telah berevolusi dengan sempurna untuk terbang dan berburu," kata organisasi People fo the Ethical Treatment of Animal (PETA).

Landak dan Burung hantu adalah hewan nocturnal atau binatang yang aktif pada malam hari. 'Bekerja' di kafe hewan membuat binatang-binatang ini harus kehilangan waktu tidur di siang hari karena menemani para kostumer dari kafe.

Hal inilah yang disayangkan oleh sejumlah LSM. Mereka mengganggap bahwa kafe hewan adalah bentuk pelecehan terhadap binatang dan membuat binatang stress. Karena harus mengabaikan naluri dan sifat alami mereka hanya untuk kepentingan manusia.





You Might Also Like

1 komentar

  1. Assalamu Alaikum wr.wb
    bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya IBU SRI AMALIA bisa menulis 
    dan berbagi info buat teman2 melalui medsos ini , 
    sebelumjipnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, 
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suatu saat saya ditipu dengan rekan saya sendiri dan membawa semua yang saya punya, akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 350 juta dan di bank totalnya 550 juta , 
    Saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak pertama masih kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anak-anaknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman 
    dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya. 
    dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan KYAI DEWA SARO hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir 
    dan melihat langsung hasilnya, ` 
    saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website KYAI DEWA SARO saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim, 
    alhamdulilah demi allah dan anak saya, 
    akhirnya 3M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih KYAI DEWA SARO saya tidak akan melupakan jasa Kyai Dewa jika teman teman 
    HUB KYAI DEWA SARO
    TLP : 0823_9931_3739

    BalasHapus