Seribu Lilin dan Air Mata Sambut Kepulangan Jenazah Adelina

Februari 18, 2018


Majalah mata indonesia - Seribu lilin dipasang di sepanjang jalan untuk sambut kepulangan jenazah Adelina Sau, TKW korban kekerasan di Malaysia, Sabtu (17/2). Jenazah Adelina tiba di kampung halamannya Nusa Tenggara Timur sekitar pukul 12.50 WITA.


Aksi memasang seribu lilin tersebut dilakukan oleh Yayasan Peduli Kemanusiaan sebagai simbol mengecam tindak kekerasan yang menimpa Adelina. Kekerasan dan pengabaian dari majikannya, membuat Adelina kehilangan nyawanya, Minggu (11/2).

"Kami pasang di dua titik depan Polres Timor Timur Selatan (TTS) menuju cabang Kapan dan batas Kota Soe," kata Agnes Bunga, pimpinan Yayasan Peduli Kemanusiaan, Sabtu (17/2). 


Selain memasang lilin, Agnes dan rekan-rekannya juga menjemput serta mengiringi kedatangan jenazah Adelina. Kesedihan tampak dari para warga yang turut mengiringi. 

Baca Juga :



Begitu pun dengan para warga yang menyaksikan iring-iringan tersebut, air mata berjatuhan menyaksikan kedatangan jenazah Adelina. 

"Di cabang Oinlasi kurang lebih 100 motor berboncengan jemput Adelina dan sepanjang jalan berdiri para ibu dengan bercucuran air mata. Saya terharu," sebut Agnes. 


Kisah Adelina memang menyedihkan. Ia dibawa ke Malaysia oleh seorang calo tak dikenal. Tanpa seiizin ibu dan bapaknya, Adelina mengadu nasib di Negeri Jiran. Malang nasibnya, kepergian ke Malaysia justru membuatnya meninggal dunia. 

"Saya tak kuasa tahan air mata saya merasakan sakitnya hati seorang ibu seperti apa. Kasihan benar," ungkap Agnes.


Kini, jenazah Adelina sudah tiba di kampung halamannya untuk diproses secara adat sebelum dimakamkan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan sore hari ini, Minggu (18/2).

You Might Also Like

0 komentar