Menabung 10 Tahun hingga Jual Tanah, Jemaah Umrah Abu Tour Ditelantarkan

Februari 12, 2018

 Menabung 10 Tahun hingga Jual Tanah, Jemaah Umrah Abu Tour Ditelantarkan

Majalah mata indonesia - Palembang - Ribuan warga Sumatera Selatan (Sumsel) harus gigit jari lantaran jadwal keberangkatan para jemaah umrah ke Tanah Suci harus mundur. Kantor agen travel umrah Abu Tour di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), kini selalu didatangi para jemaahnya.

Namun, kantor berlantai tiga ini ditutup dan sempat dipasang garis polisi oleh Polsek IB I Palembang.

Salah satu jemaah umrah Abu Tour yang belum diberangkatkan yaitu Yahya (58). Warga Jalan Angkatan 66, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang itu seharusnya diberangkatkan pada Febuari 2018.

Hingga saat ini, dia bersama istrinya, Napsiah (54) belum mendapatkan kepastian keberangkatan. Perlengkapan yang dijanjikan Abu Tour juga belum diserahkan kepadanya.

Padahal, Yahya sudah menabung uang hasil jualannya selama 10 tahun agar ia bersama istrinya bisa berangkat umrah ke Tanah Suci Makkah.

Dia mendaftarkan diri bersama istrinya untuk berangkat Umrah di tahun ini. Uang sebesar Rp 32 juta sudah disetorkan secara tunai pada Maret 2017 lalu.

"Uang asuransi dan suntik juga sudah kami keluarkan, tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan berangkatnya," kata jemaah umrah Abu Tour cabang Palembang ini, Sabtu, 10 Februari 2018.


Uang Jual Tanah

 Menabung 10 Tahun hingga Jual Tanah, Jemaah Umrah Abu Tour Ditelantarkan

Awalnya, dia mendapatkan informasi agen travel Umrah Abu Tour dari rekan-rekannya. karena memiliki banyak cabang di Indonesia, Yahya pun mempercayakan niat ibadah umrahnya ke Abu Tour.

Sama halnya dengan Ayu Maya (56) yang dijanjikan berangkat umrah pada Febuari 2018 ini. Dia bersama anaknya sudah mendaftar umrah sebesar Rp 16 juta per orang pada Maret 2017 lalu.

Uang pendaftaran sebesar Rp 32 juta didapatkannya dari hasil menjual sebidang tanah di kampung halamannya.

"Kami hanya ingin kepastian, jadi berangkat atau tidak. Kalau tidak jadi, kembalikan saja uang kami. Tanah sudah kami jual, tapi begini nasib kami," ujarnya sembari menangis sedih.

Novi (26), warga Jalan Marzuki, Kecamatan Ilir Barat I Palembang pun turut mendatangi kantor Abu Tour yang masih tutup.

Dia mendaftarkan kedua orangtuanya untuk berangkat umrah pada Oktober 2018 mendatang. Novi sudah membayar sebesar Rp 32 Juta pada akhir 2017 lalu.

"Saya bingung bagaimana menjelaskan kepada kedua orangtua di kampung, kalau kondisinya lagi seperti ini. Apalagi, mereka sangat mengharapkan bisa berangkat umrah," katanya.

Biaya Tambahan Umrah

Menabung 10 Tahun hingga Jual Tanah, Jemaah Umrah Abu Tour Ditelantarkan

Novi mendapat kabar jika ada kenaikan harga sebesar 5 persen untuk keberangkatan mereka. Jika harus menambah biaya lagi, Novi tidak keberatan asal ada jaminan kepastian berangkat.

"Tapi jangan seperti ini, tidak ada kejelasan, uang kami juga tidak tahu bagaimana," ungkapnya.

Biro perjalanan ibadah umrah ini juga berjanji kepada Kementrian Agama (Kemenag) Kakanwil Sumsel, untuk memberikan penjelasan terkait keterlambatan keberangkatan kepada para jemaahnya.

Namun pada hari yang sudah disepakati, yaitu 8 Febuari 2018, pihak Abu Tour malah menghilang dan tidak menepati janjinya. Kepala Kakanwil Kemenag Sumsel Alfajri Zabidi bahkan sudah mendatangi kantor Abu Tour, tapi hasilnya nihil.

"Kami sudah coba menghubungi pengurus dan pengelola Abu Tour, tapi tidak ada yang bisa dihubungi. Padahal, mereka sudah berjanji tanggal 8 Febuari 2018 ini akan rilis jadwal keberangkatan jemaah," ungkapnya.


Tidak Ada Izin

 Menabung 10 Tahun hingga Jual Tanah, Jemaah Umrah Abu Tour Ditelantarkan

Pihak Kemenag Sumsel sudah membuat posko pengaduan di 17 kabupaten/kota sebagai tempat pengaduan bagi jamaah Abu Tour yang ditelantarkan.

Kepala Kemenag Sumsel bersama pihak kepolisian akan terus mendampingi para jemaah, agar bisa mendapatkan haknya. Mereka juga menghimbau agar para jemaah tetap sabar dan tidak bertindak anarkis.

"Kita sarankan agar warga Sumsel menanyakan dulu ke Kemenag, agen travel mana yang bisa dipercaya. Karena Abu Tour cabang Palembang belum mengantongi izin dari kami," katanya.

Total jumlah jemaah umrah di Sumsel dari Abu Tour cabang Palembang sebanyak 7.532 orang. Namun, ada 1.660 jemaah umrah yang belum diberangkatkan sesuai dengan jadwal keberangkatannya.

Mereka akan mencari solusi secepatnya agar ribuan jemaah Umrah Abu Tour bisa mendapatkan kepastian keberangkatannya.

SUMBER: LIPUTAN6





You Might Also Like

1 komentar

  1. SEKEDAR INFO BOCORAN TOGEL
    JIKA ANDA BUTUH A'NGKA GHOIB/JITU
    SGP HK MALAYSIA ARAB SAUDI LAOS
    2D_3D_4D-5D-6D-7D DI JAMIN 100% TEMBUS...
    SAYA BUKTINYA SUDAH 5X JP
    DAN SAYA SUDAH BENER2 YAKIN DENGAN AKI RORO
    YANG TELAH MEMBERIKAN ANGKA RITUAL NYA
    BAGI ANDA YANG SUKA MAIN TOGEL
    & INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN GABUNG DENGAN AKI RORO
    SILAHKAN HUB DI NO: ((_085-222-489-867_))


    Sekian lama saya bermain togel baru kali ini saya
    benar-benar merasakan yang namanya kemenangan 4D
    dan alhamdulillah saya dpat Rp 250 juta dan semua ini
    berkat bantuan angka dari AKI RORO
    karena cuma Beliaulah yang memberikan angka
    ritual yg di jamin 100% tembus awal saya
    bergabung hanya memasang 100 ribu karna
    saya ngak terlalu percaya ternyatah benar-benar
    tembus dan kini saya ngak ragu-ragu lagi untuk memasang
    angka nya,,,,buat anda yg butuh angka yang di jamin tembus
    hubungi AKI RORO DI NO: ((_085-222-489-867_))
    insya allah beliu akan siap menbatu kesusahan anda
    ''kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T dan terima kasih banyak kepada AKI RORO.Anda bisa juga dibantu melalui pesugihan.DANA GHAIB.

    BalasHapus