Hanura di Pusaran Gejolak Saling Tuding dan Adu Klaim

Januari 20, 2018


Majalah mata indonesia - DPP Partai Hanura bergejolak ditengah proses Pilkada serentak 2018 dan dimulainya Pemilu 2019. Pecahnya kepengurusan Hanura menjadi dua kubu yaitu kubu Oesman Sapta Odang (OSO) dan kubu Sarifuddin Sudding.

Sudding menyebut penyebab munculnya mosi tidak percaya kepada OSO yang menjabat sebagai Ketua Umum adalah masalah rekomendasi Pilkada yang dan beberapa pelanggaran lain. 

Kisruh Hanura ini menjadi semakin menarik setelah kedua kubu saling tuduh dan saling klaim kalau masing-masing mereka memiliki dukungan dari Hanura. Berikut kami merangkumnya untuk Anda.


1.Saling klaim memiliki banyak dukungan

Hingga Kamis, (18/1) partai Hanura Kubu Oesman Sapta Odang (OSO) masih bersikukuh mereka merupakan pengurus resmi, menurut mereka Hanura versi Sudding tidak sah dan tidak memiliki dukungan di tingkat daerah. Hanura versi OSO mengklaim mereka memiliki dukungan dari 260 DPC (pengurus tingkat kota dan kabupaten) dan kemungkinan jumlah tersebut masih akan terus bertambah.

Di hari yang sama, kubu Sudding menggelar Munaslub di kanotr DPP Partai Jalan Raya Hankam, Cilangkap, Jakarta Timur. Munaslub ini sendiri dihadiri oleh 27 dari 34 DPD seluruh Indonesia atau dengan kata lain Hanura versi Sudding mendapat dukungan mayoritas.


2.Tudingan penggelapan Rp 200 M dana Pilkada.

Salah satu hal yang menarik dari kisruh di Partai Hanura ini adalah tudingan adanya penggelapan dana pilkada. Kubu Sudding menuduh OSO telah menggelapkan uang sekitar Rp 200 Miliar. Menurut Ketua DPP Partai Hanura, Dadang Rusdiana uang tersebut dimasukkan ke rekening perusahannya untuk diputar dan menghasilkan uang kembali. Dalam melakukan aksi tersebut, menurutnya OSO menggunakan perusahaan miliknya OSO Sekuritas.

“Iya, itu kan yang dari dana-dana pilkada itu,” ujar Ketua DPP Hanura Dadang Rusdiana di kantor DPP Hanura, Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Mendapatkan tuduhan tersebut, Hanura versi OSO tidak tinggal diam. Melalui Waketum I Gese Pesek Suardika, kubu OSO menegaskan tidak ada penggelapan dana senilai Rp 200 miliar seperti yang dituduhkan oleh kubu Sudding. 

“Terkait dengan tuduhan soal dana, yang pasti di sana ada Wabendum di periode sebelumnya. Karena yang menyampaikan itu bukanlah Wabendumnya. Sehingga jangan sampai informasi itu bias,” ujar Pasek saat menyampaikan konferensi pers di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/1). 

Pasek menegaskan justru di bawah kepemimpinan OSO, sistem tata kelola keuangan di Partai Hanura sangat ketat. Sehingga sangat sulit untuk melakukan penggelapan dana partai.

"Jangankan untuk urusan besar. Urusan kecil saja harus ada surat tugas," tuturnya. 


3.Mahar politik

Selain dituduh menggelapkan dana partai. OSO juga dituduh pernah meminta mahar politik yang diberikan oleh paslon yang akan maju di Pilkada 2018. 

Anggota DPR-Papua Fraksi Hanura, Yan Mandenas membenarkan hal itu. Tentang mahar politik tersebut, menurutnya, sekjen Hanura juga tidak diberikan wewenang sama sekali untuk mengurus uang mahar tersebut.

Mendapat tuduhan itu, OSO kembali membantahnya. Menurutnya, tidak ada satu pun uang partai yang masuk ke kas pribadi.

"Ketegasan saya dalam melakukan langkah-langkah organisasi dan keuangan partai itu harus jelas masuk ke dalam partai. Di luar itu ya itu tanggung jawab mereka," ujar OSO.

Selain itu, OSO juga menegaskan tidak ada permintaan mahar politik yang terjadi di Hanura. Menurut dia, jika ada kabar yang menyebut caleg Hanura untuk DPR diminta menyetor Rp 1-2 miliar, maka informasi itu adalah bohong belakang.

Agen Togel Terpercaya

You Might Also Like

1 komentar

  1. Assalamu Alaikum wr.wb
    bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya IBU SRI AMALIA bisa menulis 
    dan berbagi info buat teman2 melalui medsos ini , 
    sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki, 
    namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang, hingga suatu saat saya ditipu dengan rekan saya sendiri dan membawa semua yang saya punya, akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 350 juta dan di bank totalnya 550 juta , 
    Saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak pertama masih kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anak-anaknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk, demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue, ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman 
    dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya. 
    dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan KYAI DEWA SARO hidupnya kembali sukses, awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir 
    dan melihat langsung hasilnya, ` 
    saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website KYAI DEWA SARO saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim, 
    alhamdulilah demi allah dan anak saya, 
    akhirnya 3M yang saya minta benar benar ada di tangan saya, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kini saya kembali sukses terimaksih KYAI DEWA SARO saya tidak akan melupakan jasa Kyai Dewa jika teman teman 
    HUB KYAI DEWA SARO
    TLP : 0823_9931_3739

    BalasHapus