Gereja Ortodoks Yerusalem Diprotes Jual Tanah Kepada Kelompok Yahudi

Januari 07, 2018


Majalah mata indonesia - Warga Kristiani di Palestina melakukan aksi protes saat Pemimpin Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem berkunjung ke Tepi Barat. Mereka memprotes keputusan gereja tersebut yang menjual tanah kepada kelompok Yahudi.

Ratusan orang Palestina mencoba memblokir konvoi Theophilos III, saat Pemimpin Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem itu pergi ke sebuah gereja di Bethlehem untuk menghadiri misa Natal Orthodox, Sabtu (6/1).

Para demonstran melemparkan batu dan botol air minum. Mereka juga memukul-mukul mobil konvoi dan meneriakkan, "pengkhianat, pengkhianat", sebelum aparat keamanan Palestina berhasil mengusir mereka.


Kaca dari tiga mobil yang berada dalam konvoi itu pecah, tetapi bukan kaca mobil yang ditumpangi Theophilos III.

"Apa yang terjadi hari ini adalah sebuah pesan kepada Otoritas Palestina dan Yordania bahwa kita tidak akan membiarkan pengkhianat ini tinggal di Gereja," ujar seorang demonstran Elyeef Sayegh.


Gereja Ortodoks Yunani merupakan salah satu pemilik terbesar tanah di wilayah Tanah Suci. Dalam beberapa tahun terakhir kepemilikan tanah tersebut menimbulkan kontroversi antara orang Palestina dan Israel dengan mencoba menjual aset utama kepada investor swasta.

Media Israel melaporkan bahwa kesepakatan kontroversial tersebut mencakup properti di Yerusalem Timur dan Barat, serta di kota-kota pelabuhan di Kaisarea dan Jaffa. Mereka mengidentifikasi beberapa investor Yahudi dan Israel sebagai pembeli potensial.

Pejabat gereja mengatakan, mereka perlu menjual tanah itu untuk membayar kembali utang yang telah terakumulasi selama ini. Sampai saat ini gereja telah menyewakan tanah tersebut kepada warga dalam kontrak jangka panjang.

Agen Togel Terpercaya

You Might Also Like

0 komentar