Foto Tato Tersebar, Bos Yakuza Jepang Ditangkap di Thailand

Januari 12, 2018


Majalah mata indonesia - Seorang bekas bos kelompok kriminal di Jepang, Shigeharu Shirai ditangkap di Thailand. Pria 72 tahun itu buron selama lebih dari 14 tahun.

Shirai dapat diciduk setelah foto tato Yakuza dan tangannya yang salah satu jarinya hilang mendadak viral. Pria itu tertangkap oleh tim SWAT di pasar di kota Lopburi. Dia berada di pasar untuk berbelanja beberapa kebutuhan.

Pemerintah Jepang sejak lama meminta otoritas Thailand menangkap Shirai. Pria itu kabur ke Negeri Gajah Putih setelah terlibat pembunuhan seorang rivalnya pada 2003 lalu.

Tiba di Thailand, Shirai menikahi perempuan setempat dan memutuskan pensiun dari dunia hitam.

Setelah belasan tahun bersembunyi dan hidup seperti penduduk lokal biasa, seorang warga Thailand membuat heboh jagad maya. Dia memposting, foto seorang pria tua bertato dengan jari tangan tidak lengkap, tengah bermain dam di pinggir jalan.

Foto itu mengundang kegemparan di Thailand. Bahkan terhitung gambar tersebut 10 ribu kali dibagikan oleh warganet negara itu. 

Masyarakat setempat pun mulai menduga pria di gambar itu adalah anggota Yakuza. Sebab, memotong jari tangan merupakan kebiasaan Yakuza jika terbukti melakukan pelanggaran.

Hal tersebut akhirnya menarik perhatian kepolisian Jepang. Usai memastikan, pria digambar adalah Shirai, aparat keamanan Jepang kembali meminta pihak berwenang Thailand segera menangkap yang bersangkutan.


"Setelah ditangkap, tersangka akhirnya mengaku kalau dia adalah pemimpin kelompok bagian dari Yakuza, Kodokai," sebut Juru Bicara Kepolisian Thailand, Jenderal Wirachai Songmetta, Kamis (11/1).

"Tersangka tidak mengaku membunuh tetapi hanya menyebut korban kerap membully dirinya," sambung dia.

Selama di Thailand, Shirai hidup sederhana. Setiap tahunnya dia diberi uang seorang warga Jepang yang mengunjunginya. Masuk ke Thailand secara ilegal tanpa paspor dan visa, Shirai akan segera diekstradisi ke Jepang, pada Jumat (12/1) mendatang.


Kodokai yang dipimpin Shirai bukan kelompok sembarangan di Jepang. Grup itu terkait langsung dengan geng Yakuza terbesar di Jepang, Yamaguchi-gumi.

Yakuza muncil di Jepang setelah perang dunia. Mereka merupakan organisasi kriminal yang punya pemasukan miliaran Dollar Amerika Serikat (AS). 

Kelompok Yakuza mengatur hampir semua bisnis haram di Jepang, seperti perjudian, narkotika, prostitusi, peminjaman uang dengan bunga tinggi, perlindungan terhadap aksi kekerasan, dan tindakan kriminal kerah putih.

Berbeda dengan mafia Italia dan kelompok kriminal Triad di China, Yakuza bukan organisasi ilegal di Jepang. Setiap kelompok mempunyai markas tersendiri dengan pengawasan penuh kepolisian setempat.

Agen Togel Terpercaya

You Might Also Like

0 komentar