Raperda Tata Ruang Utara Jakarta Tidak Dibahas, Reklamasi Dihentikan?

Desember 05, 2017


Togel Online - Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta tidak ada dalam 45 program pembentukan Peraturan Daerah 2018.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda DPRD DKI Abraham Lunggana menyatakan, raperda yang mengatur soal kontribusi tambahan pengembang bagi Pemprov DKI 15 persen tersebut memang tidak diusulkan Anies-Sandi.

“Dari eksekutif enggak diusulkan,” kata Lulung ketika dihubungi Majalah mata indonesia, Senin (4/12).

Namun, alasan Anies-Sandi tidak mengusulkan tidak diketahui Lulung. Pasalnya, tidak ada diskusi khusus antara Pemprov DKI dengan Bapemperda soal raperda yang ingin dibahas. 

Bapemperda hanya mensyaratkan apa-apa saja yang dibutuhkan bila ingin mengusulkan pembahasan raperda.

“Jadi cuma apa yang diusulkan kita bahas, mana saja yang punya naskah akademis gitu. Dengan draftnya, jadi yang diusulkan saja yang kita bahas, bahasnya cuma dua tuh, udah punya naskah akademis belum? Kemudian considerantnya apa saja, ketentuannya apa saja yang berkaitan dengan batang tubuh. Itu saja,” tuturnya.

Padahal, bila ditarik ke belakang, Pemprov DKI di masa pimpinan Gubernur Djarot Saiful Hidayat sudah pernah meminta raperda tersebut untuk kembali dibahas oleh DPRD. Namun, Lulung menyatakan permintaan Djarot untuk meminta hal raperda tersebut sudah terlambat.

“Karena terakhir pada tanggal 6 Oktober Pak Djarot, sebelum dilantik gubernur baru, dia bikin surat agar perda tata ruang itu mohon segera ditetapkan.

 Cuma dari sisi itu, substansi sangat strategis oleh karenanya tanggal 6 bersurat itu gubenur tidak lagi (bisa) meminta lagi ke DPRD ketetapan-ketetapan yang sifatnya strategis. Kenapa? Karena 2 Oktober Pak Gubernur sudah menyampakan LKPJ-nya, Laporan Kinerja Pertanggungjawaban-nya,” ujar Lulung.

Meski begitu, raperda lain yang mengatur persoalan reklamasi, yakni Raperda Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) tetap masuk pembahasan. “Udah enggak ada masalah,” imbuhnya.

You Might Also Like

0 komentar