Detik-detik Penyergapan Perampok Toko Emas, Pelaku Diringkus di Depan Mapolres Kendal

Desember 02, 2017


Togel Online -  Kelompok spesialis perampok toko emas berhasil diringkus tim Jatanras Polda Jateng, Selasa (28/11) lalu.Para perampok yang menumpang truk trailer dari Jawa

Barat menuju Kota Semarang, didapati memiliki tiga buah senapan laras pendek.
Tim gabungan menghentikan truk trailer dan menyergap dua perampok bersenjata, Selasa (28/11) pagi di depan Mapolres Kendal.

Peristiwa ini mengundang perhatian pengendara dan mengagetkan sejumlah warga.
Tim Jatanras Polda Jateng dan Polres Kendal segera meringkus dua terduga pelaku perampokan bersenjata tersebut,

Perampok tersebut disergap saat mereka tengah menumpang truk trailer pengangkut mobil.Mereka menumpang dari Pamanukan, Subang.

Kanit I Jatanras Polda Jateng, Kompol Priyo Utomo menjelaskan truk yang ditumpangi oleh pelaku melaju dari arah barat menuju arah timur.Saat melintas depan Mapolres Kendal, tim gabungan hentikan truk kemudian menyergab kedua pelaku.

Saat disergap, satu pelaku berada di kursi samping sopir. Sedangkan satu pelaku lagi berada di mobil yang diangkut oleh truk.Setelah dilakukan penyergapan, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolda Jateng untuk dilakukan pemeriksaan.

Sopir truk menjelaskan, dirinya tidak tahu kalau dua penumpang tersebut ternyata komplotan perampok bersenjata.Kedua pelaku hanya bilang ingin menumpang truk sampai Semarang.

Namun sebelum sampai Semarang, kedua pelaku disergap oleh polisi.
"Saya tidak tahu bahwa mereka ternyata perampok. Mereka hanya bilang mau ikut ke Semarang," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Jatanras Polda Jateng, melumpuhkan kelompok spesialis perampok toko emas lintas provinsi, Selasa (28/11/2017) di beberapa lokasi di Semarang dan Kendal.

Enam tersangka dilumpuhkan, dan satu tersangka ditembak mati dalam penangkapan kemarin. Total ada 7 perampok.Dari ketujuhnya dikumpulkan barang bukti sebanyak 1,29 Kg emas, tiga buah senjata api laras pendek dan beberapa peluru.

"Barang bukti itu jika dirupiahkan ya senilai lebih dari Rp 400 juta," imbuh Kasubdit 3 Jatanras AKBP Nanang Haryono

You Might Also Like

0 komentar