Saat Gelap, Wanita Ini Turun dari Mobil dan Lawan 7 Pria Dikira Perampok Ternyata Oknum TNI AU

November 02, 2017


Togel Online  ~   Penangkapan enam anggota TNI AU Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosek Hanudnas ) III Medan tidak lepas dari keberanian Nyonya Vina (37 tahun), warga kompleks perumahan Sometset Regency Sunggal.

Saat sejumlah pria menumpang mobil Grand Max berusaha menghentikan mobil Kijang Innova yang dikemudikan Andi, suaminya, ketika melintas di Jalan TB Simatupang, dekat Terminal Pinang Baris, Selasa (31/10) malam, Vina dan Andi, suaminya tidak menggubris.

Andi dan Vina terus melaju, walaupun terjadi insiden terserempet dengan mobil lain, yang ternyata ditumpangi tujuh orang oknum anggota TNI. Tujuh oknum anggota TNI AU masing-masing Prada MY, Prada PRS, Prada ALD, Prada EL, Kopda SH, Prada SY, dan Prada ES.

Ketujuh orang itu pun terus mengejar, sampai masuk kompleks Somerset, hunian keluarga Andi-Vina. Sesampai di dekat pos Satpam kompleks sekitar pukul 21.00 WIB, pasangan suami-istri itu akhirnya menghentikan mobilnya. Vina pun turun dari mobilnya, dan menghadapi para lelaki itu.

"Karena korban (Vina) melawan, maka pelaku menampar mukanya dan menekan kepalanya ke mobil. Kemudian masyarakat yang melihat membantu korban, mengira perampokan," demikian kronologi kejadian yang diterima

Belum diperoleh informasi langsung dari Vina, maupun Andi, suaminya.

Oleh karena panik, para pelaku berusaha menyelamatkan diri, meninggalkan lokasi. Namun, warga berhasil menangkan seorang di lokasi kejadian, tiga orang lainnya sempat melarinkan diri, namun dikejar warga sampai ke kompleks Lacoste. Empat orang yang ditangkap massa dalah Prada MY, Prada AP, Prada E, Prada P.

Mengetahui pelaku mengaku sebagai anggota TNI, pihak kepolisian menginformasikan kepada Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan.

Kemudian personel Detasemen Intel Kodam I/Bukit Barisan segera turun ke lapangan untuk mengamankan empat oknum TNI AU, lalu diserahkan ke POM TNI AU Kosek Hanudnas.

Sementara tiga orang lainnya menyelamatkan diri dari kepungan warga Kopda S, Praka R, dan Prada EK. Hingga berita ini dimuat, dari tujuh orang pelaku, enam orang telah ditahan POM TNI AU Kosek Hanudnas, sedangkan seorang lainnya masih melarikan diri.


                                         Akibat Salah Paham

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama (Marsma) TNI Jemi Trisonjaya mengaku telah mengetahui informasi tentang adanya dugaan perampokan yang melibatkan oknum TNI Angkatan Udara di Medan. Menurutnya, kejadian ini akibat salah paham.

"Telah terjadi kesalahfahaman. Bukan tindakan perampokan, tetapi kronologisnya telah terjadi serempetan mobil oleh korban (Vina) yang menggunakan mobil Kijang, kemudian anggota TNI AU yang menggunakan mobil Nissan Serena mengejar mobil Kijang sampai masuk ke perumahan Somerset Sunggal," ujar Marsma TNI Jemi Trisonjaya

Menurut Kadispenau, berita yang sudah viral melalui Whatsapp tentang dugaan perampokan terhadap Vina dan suaminya oleh tujuh orang anggota TNI AU, Selasa (31/10, perlu diklarifikasi supaya tidak merugikan TNI AU.

Ia melanjutkan, setelah serempetan dua mobil, kemudian anggota TNI AU yang menggunakan mobil Nissan serena mengejar mobil Kijang sampai masuk ke perumahan Sommerset, dan berhenti.

"Setelah mobil Kijang tersebut ditabrak oleh mobil yang dikendarai oleh oknum TNI AU, korban yang ditabrak teriak rampok, sehingga oknum TNI AU yang berada di kendaraan Nissan melarikan diri karena dikejar oleh masyarakat setempat," ujar Jemi.

Mengenai jenis mobil yang ditumpangi oknum anggota TNI AU berbeda dengan data yang dihimpun di lapangan. Menurut informasi, mobil yang ditumpangi tujuh pelaku adalah Daihatsu Grand Max. Tujuh oknum anggota TNI AU masing-masing Prada MY, Prada PRS, Prada ALD, Prada EL, Kopda SH, Prada SY, dan Prada ES.

Menurut Marsma Jemi, sejak awal, ada tujuh orang oknum anggota TNI AU yang terlibat. Hingga kemarin, 6 oknum sudah diamankan dan didalami keterangannya serta diselidiki oleh pihak POM Kosek III Medan. Tapi sSeorang lainnya masih dicari.

"Setelah mendapat laporan serta dikonfirmasi ke pihak korban, permasalahan sudah dapat diselesaikan, tetapi POM TNI AU tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait main hakim sendiri. TNI AU tdk akan melindungi dan akan melakukan tindakan hukum yang tegas sesuai dengan tindakannya," ujar Jemi.

Marsma TNI Jemi Trisonjaya adalah alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1989. Ia pernah tugas Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosek Hanudnas ) III Medan, hingga Agustus 2016.

Laki-laki kelahiran kelahiran Bandung, Jawa Barat, ini, menerangkan, berdasarkan informasi yang diperoleh Jemi, insiden itu terjadi Selasa (31/10) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Sunggal Komplek Sumerset Sunggal, Kecamatan Somerset, Kota Medan, tepatnya di depan pos security setempat.
Korban adalah Vina (37 tahun), soerang wiraswasta, warga Jalan Sunggal Komplek Somerset Regency Blok B Sunggal.

SEJUMLAH 6 orang oknum Anggota TNI Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosek Hanudnas ) III Medan ditangkap warga Kompleks Sommerset Regency Sunggal, Kota Medan, Selasa (31/10) sekitar pukul 21.00 WIB.

                       Begini ini kronologis kejadian.

* 7 oknum anggota TNI AU Pangkosek Hanudnas III Medan menumpang mobil Grand Max datang dari arah Binjai menuju Kota Medan

* Saat melintas di Jalan TB Simatupang, sekitar Terminal Pinangbaris, mobil terserempet mobil Kijang Innova warna putih BK 1772 VQ. Mobil ini dikemudikan Andi, dan Vina, istrinya, duduk di samping kemudi

* Setelah serempetan, Andi tidak menghentikan mobilnya sehingga oknum TNI AU berusaha mengejar sampai masuk Komplesk Somerset Regency Sunggal.

* Sampai di dalam kompleks, tepatnya dekat pos Satpam setempat, sekitar pukul 21.00 WIB, oknum TNI menghentikan mobil Andi dan Vina

* Vina turun dari mobil, lalu terjadi percekcokan. Karena Vina melawan, seornag pelaku menampar wajahnya dan menekan kepalanya ke mobil.

* Saat bersamaan tasnya berisi uang sekitar Rp 70 juta diduga hendak dirampas.

* Melihat kejadian, warga sekitar merasa berkerumun hendak membantu dan muncul teriakan "rampok..."

* Ketujuh oknum TNI berusaha melarikan diri. Seorang ditangkap warga saat itu di lokasi kejadian, yakni Prada MY. Tiga orang lainnya sempat melarinkan diri, namun dikejar warga sampai ke kompleks Lacoste dan berhasil ditangkap. Mereka adalah Prada AP, Prada E, Prada P.

* Pihak kepolisian dan Detasemen Intel Kodam I/Bukit Barisan segera turun ke lapangan untuk mengamankan empat oknum TNI AU, kemudian diserahkan ke POM TNI AU Kosek Hanudnas.

* Tiga lainnya menyelamatkan diri dari kepungan warga Kopda S, Praka R, dan Prada EK. Hingga beria ini dimuat, dari tujuh orang pelaku, enam orang telah ditahan POM TNI AU Kosek Hanudnas, sedangkan seorang lainnya masih melarikan diri.

You Might Also Like

1 komentar

  1. SEKEDAR INFO BOCORAN TOGEL
    JIKA ANDA BUTUH A'NGKA GHOIB/JITU
    SGP HK MALAYSIA ARAB SAUDI LAOS
    2D_3D_4D-5D-6D-7D DI JAMIN 100% TEMBUS...
    SAYA BUKTINYA SUDAH 5X JP
    DAN SAYA SUDAH BENER2 YAKIN DENGAN AKI RORO
    YANG TELAH MEMBERIKAN ANGKA RITUAL NYA
    BAGI ANDA YANG SUKA MAIN TOGEL
    & INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN GABUNG DENGAN AKI RORO
    SILAHKAN HUB DI NO: ((_085-222-489-867_))


    Sekian lama saya bermain togel baru kali ini saya
    benar-benar merasakan yang namanya kemenangan 4D
    dan alhamdulillah saya dpat Rp 250 juta dan semua ini
    berkat bantuan angka dari AKI RORO
    karena cuma Beliaulah yang memberikan angka
    ritual yg di jamin 100% tembus awal saya
    bergabung hanya memasang 100 ribu karna
    saya ngak terlalu percaya ternyatah benar-benar
    tembus dan kini saya ngak ragu-ragu lagi untuk memasang
    angka nya,,,,buat anda yg butuh angka yang di jamin tembus
    hubungi AKI RORO DI NO: ((_085-222-489-867_))
    insya allah beliu akan siap menbatu kesusahan anda
    ''kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T dan terima kasih banyak kepada AKI RORO

    BalasHapus