Dear Kids Jaman Now, Baca Pesan Menggetarkan dari Veteran Pejuang Ini

November 10, 2017


Togel Online  ~  Palembang - Memperingati Hari Pahlawan, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto mengajak veteran di Palembang nonton bareng film 'Merah Putih Memanggil'. Salah seorang veteran terlihat berkaca-kaca saat menyaksikan dan bercerita tentang perjuangan.

Abdul Wahab, salah seorang veteran asal Kota Palembang, menceritakan perjuangannya setelah kemerdekaan. Di balik Proklamasi Kemerdekaan yang dibacakan di Jakarta, ternyata tidak dengan Kota Palembang.

Saat itu, Belanda tetap ingin menguasai Kota Pelambang hingga terjadi peperangan 5 hari 5 malam pada awal Januari 1947. Saat itu, pejuang dan tokoh masyarakat menolak keberadaan Belanda dan tetap melakukan perlawanan.

"Tepatnya pada awal Januari tahun 1947, di Palembang itu masih bergejolak karena Belanda tetap ingin menguasai kota ini. Tiga titik utama di Simpang Caritas, Kawasan 16 Ilir dan 13 Ulu adalah markas utama Belanda," kata Abdul Wahab saat ditemui wartawan setelah nonton film bareng di sebuah bioskop di Palembang, Jumat (10/11/2017).

Saat itu, Abdul Wahab, yang masih berpangkat sersan mayor, bersama pejuang lain keukeuh melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata seadanya. Setiap lawan yang ada di depan mata tak luput dari tikaman dan timah panas yang mereka miliki.

"Kami hanya inginkan kemerdekaan, hidup atau mati kala itu kami harus tetap berjuang. Semua wilayah di Sumsel ini sudah kami lewati untuk mengusir penjajah, apa yang terlihat kami makan sampai akhirnya kami lemas," sambungnya.

Namun, saat mengingat keinginan untuk merdeka, dia kembali melanjutkan perjuangan. Di Prabumulih, teman sejawatnya berhasil menembak jatuh pesawat Belanda yang melintas dan berusaha menguasai Palembang sebagai pusat ibu kota Sumatera Selatan saat ini.

"Yang saya ingat kala itu, kami sebagai pejuang tidak butuh uang, kami tidak butuh harta, tapi kami butuh anak-cucu hidup merdeka. Kami harus siap hidup atau mati, yang penting kami tidak dijajah dan menjadi budak Belanda," sambungnya lagi.

Bukan hanya itu, tangisnya pecah saat harus berjuang dan melihat teman sejawatnya gugur di depan mata. Darah menembus baju perjuangan yang selama hidup akan tetap dia banggakan.

"Sampai mati saya bangga menjadi seorang pejuang. Dan film hari ini memberikan motivasi dan membuka ingatan pada kita bahwa untuk negara ini, semua rela kita korbankan. Salah satunya saat mengusir penjajah demi kemerdekaan dan menyebabkan beberapa pahlawan kita gugur di medan perang," sambungnya.

Matanya berkaca-kaca saat mengingat kembali masa penjajahan. Banyak tokoh nasional yang saat ini dikenal dalam buku sejarah perjuangan berguguran kala itu. Untuk itu, dia menilai sudah sewajarnya generasi muda berpikir kembali dan mengingat perjuangan para pahlawan bangsa ini.

"Sebelum kemerdekaan, itu ada masa kelam yang harus kami lalui hanya untuk satu kata, yaitu ingin merdeka. Perjuangan saat ini tidak sama, bahkan sangat jauh jika dibandingkan pada masa sebelum kemerdekaan dan generasi muda saat ini harus menjaga keutuhan NKRI, serta menjaga masuknya paham radikal dan moral yang tidak baik," tutur pria berusia 91 tahun ini.

Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto mengatakan veteran merupakan bagian penting dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Jadi, dengan mengajak nonton bareng hari ini, hal itu akan membangkitkan semangat para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

"Kita ingin mengingatkan kembali memori para pejuang, bahwa mereka merupakan bagian dari orang-orang yang telah memerdekakan bangsa ini dari para penjajah. Walaupun di masanya dengan situasi yang berbeda, tapi kita yang akan mengisi dan melanjutkan perjuangan mereka," kata jenderal bintang dua ini.

"Saya selaku pangdam, kita berasal dari rakyat dan bersama rakyat kita kuat. Tanpa mereka, kita juga tidak ada apa-apanya dalam mengawal NKRI," tuturnya. 

You Might Also Like

1 komentar

  1. Usaha saya bangkrut karena dililit hutang hingga milyaran rupiah,membuat saya nekat melakukan pesugihan,saya pernah ditipu habis-habisan hingga 50jt karena menjanjikan ritual pinjam ghaib didaerah Serpong tanggerang,pernah pula kena tipu dari paranormal palsu daerah Aceh, membuat saya berpikir berulang-ulang kali untuk melakukan pesugihan lagi, hingga suatu waktu saya diberitahukan teman saya yang pernah mengikuti ritual kawin dengan jin dan menceritakan.sosok Kyai Hj Ranggong yg tidak perlu diragukan,awalnya saya ingin melakukan ritual kawin dengan jin tapi Aki sarankan saya lakukan pinjam ghaib,saya paksakan untuk meminjam uang karna uang saya saat itu tidak cukup untuk mahar pinjam ghaib,saya sdh mantap hati karna kesaksian teman saya itu benar2 saya lihat sendiri, singkat cerita saya mengikuti saran Aki pada saat ritual,3 hari menjalankan ritual saya dipanggil untuk datang langsung kerumah Aki karna disebut2 dana saya cair 6miliar, sampai saat ini saya masih mimpi uang sebanyak itu bukan hanya melunaskan hutang miliaran bahkan mampu membangun ekonomi saya yg sbelumnya bangkrut,kini saya mempunyai pabrik sepatu yang lumayan besar,saya sangat bersykur dan berterimakasih kepada Aki,saya harap dan bermohon semoga kebaikan Aki digantikan oleh tuhan dan selalu sehat
    MAKA DARI ITU JIKA SAUDARAKU YANG DI LUAR SANA INGIN SEPERTI SAYA,SAYA SARANKAN UNTUK SEGERA MENGHUBUNGI KYAI HJ RANGGONG HP : ( 085-222-967-279 ) MAKASIH.


























    BalasHapus