Pria Rusia Penyelamat Dunia dari Perang Nuklir Tutup Usia

September 20, 2017


Togel Online  ~  Moskow - Pada 26 September 1983, tak banyak orang yang tahu bahwa nyaris terjadi Perang Nuklir antara AS dan Rusia. Namun berkat Stanislav Petrov, seorang ahli teknologi informasi yang bertugas jaga malam itu, dunia selamat dari peperangan. 

Dikutip dari New York Times, pada Selasa (19/9/2017), sang penyelamat itu kini dikabarkan tutup usia. Petrov meninggal dalam usia 77 tahun. 

Kisah penyelamatan dunia dari Perang Nuklir oleh Stanislav Petrov berawal pada 26 September 1983 subuh. Kala itu sistem peringatan dini milik Uni Soviet mendeteksi serangan rudal dari Amerika Serikat. Tampilan data di komputer menunjukkan, sejumlah rudal telah diluncurkan. Sesuai protokol, Uni Soviet akan membalasnya dengan serangan nulkir.

Namun, Stanislav Petrov -- yang kala itu bertugas mendata apa yang nampak sebagai peluncuran rudal musuh -- memutuskan untuk tidak melapor ke atasannya. Ia menganggapnya sebagai alarm palsu (false alarm).

Apa yang dilakukan Petrov di satu sisi adalah pelanggaran atas instruksi atasannya, sebuah kelalaian tugas. Namun, keputusannya terbukti telah menyelamatkan dunia.

"Saya punya seluruh data yang menyebut bahwa akan ada serangan misil. Jika saya menyerahkan laporan ke atasan saya, tak akan ada yang menentangnya," kata Stanislav Petrov seperti dimuat BBC, 26 September 2013.

Namun, Petrov curiga itu adalah kesalahan komputer. Karena jika ia percaya itu adalah serangan nuklir, AS seharusnya akan ada ratusan peluncuran misil yang simultan.

"Memang, yang harusnya saya lakukan adalah meraih telepon dan menghubungi komandan. Tapi saya tak bisa bergerak, seperti duduk di atas penggorengan panas," ujarnya kepada BBC.

Petrov akhirnya memutuskan melaporkan kepada markas besar tentara Soviet bahwa ada sistem yang rusak.

"Dua puluh tiga menit kemudian, saya sadar tak ada yang terjadi. Jika itu benar ada serangan, jelas saya tahu. Namun ternyata tidak. Ini membuat saya lega," lanjutnya.

Meski mendapat pujian atas keputusannya, dia juga secara resmi ditegur karena gagal menggambarkan kejadian di buku catatan.

Krisis 'false alarm' itu terjadi pada saat ketegangan antara AS dan Uni Soviet meningkat, yaitu tiga minggu setelah militer Soviet meledakkan penerbangan Korean Air Lines 007, membunuh semua 269 orang di kapal.

Rupanya, keputusan Soviet disebabkan oleh alarm palsu yang disebabkan oleh keselarasan sinar matahari yang langka dengan awan namun terbaca oleh komputer sebagai serangan misil.

Petrov pensiun dengan pangkat letnan kolonel.

Petrov mengakui, ia mendapat teguran atas keputusannya malam itu. Bukan tentang apa yang ia perbuat, melainkan terkait pelanggaran administrasi.

Sejak itu, selama 10 tahun, Petrov bungkam soal kejadian 26 September 1983 yang nyaris jadi Perang Nuklir. "Karena kupikir sangat memalukan bagi militer Soviet jika orang tahu sistemnya telah melakukan kesalahan fatal seperti itu."

Baru setelah Uni Soviet runtuh, kisah Petrov bocor ke pers. Ia pun diganjar banyak penghargaan internasional. Kendati demikian dirinya tak pernah merasa sebagai pahlawan.

Berkat hal tersebut, Petrov pun mendapat sebutan "pria yang menggagalkan Perang Nuklir" oleh Association of World Citizens di markas besar PBB di New York.

"Awalnya ketika orang mulai mengatakan kepada saya bahwa laporan TV ini menyebut saya sebagai pahlawan, saya terkejut," katanya pada RT pada tahun 2010.

"Saya tidak pernah menganggap diri saya sebagai pahlawan - saya benar-benar hanya melakukan pekerjaan saya."

"Itu adalah tugas saya ," kata dia. "Hanya kebetulan, dan untungnya saya yang bertugas malam itu."

Meninggal Pada 19 Mei dalam Kesendirian...

Petrov dilaporkan meninggal pada 19 Mei di rumahnya di sebuah kota kecil Fryazino, dekat Moskow. Di sana ia tinggal sendiri setelah pensiun.

Kabar kematiannya tidak langsung dipublikasikan saat itu, melainkan baru-baru ini dikonfirmasi kepada sang anak, Dmitri.

Kabar kematian yang didapat dari sang anak itu dikonfirmasi oleh Karl Schumacher, seorang aktivis perang yang baru saja mengetahui siapa Petrov sesungguhnya pada 1998. Karl pergi ke Rusia untuk bertemu dengannya dan terus berteman. Demikian seperti dikutip dari New York Times.

Sebab kematian Petrov adalah hypostatic pneumonia.

Putra Seorang Pilot

Stanislav Yevgrafovich Petrov lahir pada 7 September 1939 dekat Vladivostok, Rusia. Ayahnya adalah pilot jet tempur pada Perang Dunia II sementara ibunya seorang perawat.

Petrov kuliah di Kiev Higher Engineering Radio-Technical College milik Angkatan Udara Rusia.

Setelah bergabung dengan Angkatan Udara, kariernya melejit. Ia ditugaskan di bagian sistem peringatan dini untuk serangan di awal 1970an.

Petrov pensiun dari militer tahun 1984. Lalu bekerja sebagai insinyur senior di sebuah institut penelitian yang menciptakan sistem peringatan dini. Namun, ia kembali pensiun untuk merawat istrinya, Raisa yang terkena kanker. Belahan jiwanya itu meninggal pada 1997.

Selain mempunyai anak lelaki bernama Dmitri, Petrov memiliki anak perempuan, Yelena dan dua cucu.

You Might Also Like

2 komentar

  1. KAMI SEKELUARGA TAK LUPA MENGUCAPKAN PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH S,W,T
    dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor yang AKI
    beri 4 angka [4101] alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus .
    dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
    ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu KI. insya
    allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
    kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
    sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka PASANG NOMOR
    yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi KI JAYA,,di no (((085-321-606-847)))
    insya allah anda bisa seperti saya…menang NOMOR 720 JUTA , wassalam.

    BalasHapus
  2. Asslamualaikum. Saya Ibu.Lilis
    saya hanya sebagai perantara untuk menyampaikan tentang dana ghaib diperoleh melalui media doa-doa dzikir khusus bersama anak-anak yatim/piatu dan muda/mudi pesantren sehingga jauh dari hal-hal klenik/mistik yang tentunya dilarang oleh Agama.
    PROGRAM PENARIKAN DANA GHOIB 1/2 HARI CAIR

    Tingkat 3 = Untuk Hasil 500 Juta, Mahar Ikhlas Rp.1,500,000

    Tingkat 2 = Untuk Hasil 1 Milyar, Mahar Ikhlas Rp.2,700,000

    Tingkat 1 = Untuk Hasil 2 Milyar, Mahar Ikhlas Rp.4,500,000

    Tingkat Keramat ( Khodam Jin Kaya Raya ) =Rp.5,700,000

    insyallah akan sukses jika anda mau mengambil keputusan untuk mengikuti program ini. ingat bahwa kita yang menjalakan tapi allah yang akan menentukan hasilnya.
    JIKA TEMAN TEMAN BERMINAT, YAKIN DAN PERCAYA INSYA ALLAH AKAN BERHASIL, SAYA SENDIRI SUDAH BUKTIKAN ALHAMDULILLAH BERHASIL. JIKA ANDA BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI (AKI WALI SENTONO) DI 0823-9369-4699 Terima Kasih
    INFO Lebih Jelas>>=> KLIK PESUGIHAN DANA GAIB

    BalasHapus