Ratu Elizabeth II Diisukan Turun Takhta Jika Masih Hidup Hingga Usia 95 Tahun

Agustus 15, 2017



Togel Online ~ Ratu Inggris Elizabeth II diisukan akan turun takhta jika dirinya masih hidup dan menjabat sampai usia 95 tahun.
Surat kabar setempat, Daily Mail, melaporkan bahwa sang ratu telah mengabarkan pada pihak internal kerajaan soal rencana itu.

Ratu Elizabeth II dikatakan ingin menyerahkan takhta kerajaan kepada putra sulungnya, Pangeran Charles, jika ia masih hidup hingga 95 tahun.

Sang ratu memang telah bersumpah bahwa dirinya tidak akan pernah benar-benar turun takhta.
Namun, penyerahan kekuasaan kerajaan secara sepenuhnya kepada Pangeran Charles selama ibunya masih hidup itu disebut sama saja secara tidak langsung menandakan sang ratu turun takhta.

Istana Buckingham menolak untuk berkomentar atas itu ketika dihubungi media setempat.
Tetapi, seorang pengamat kerajaan, Robert Jobson, mengatakan bahwa informasi dari pejabat-pejabat tinggi istana yang didapatnya menyatakan transisi kekuasaan sedang dilakukan.

"Mereka sudah mengonfirmasi bahwa Undang-undang Perwalian yang mengatur Charles mengambil alih kerajaan kemungkinan besar akan diberlakukan," tutur Jobson.

Seorang mantan pengurus istana kerajaan juga ada yang mengatakan padanya bahwa di usia senjanya ini, Ratu Elizabeth II terus memastikan agar transisi kekuasaan nantinya berjalan lancar.

"Yang Mulia ingin memastikan bahwa ia telah melakukan apa yang terbaik bagi negara dan rakyatnya sebelum ia menyerahkan tugasnya. Dia memang orang yang sangat bertanggungjawab," kata Jobson lagi.

Merebaknya isu Ratu Elizabeth II turun takhta ini menyusul pensiunnya suami sang ratu, Pangeran Philip, sebagai pendamping penguasa Britania Raya.
Pria bergelar Duke of Edinburgh itu mengakhiri tugasnya selama 65 tahun dan mundur dari segala kegiatan kerajaan, Rabu (2/8/2017).

Di usia yang sudah cukup renta, 91 tahun, Ratu Inggris Elizabeth II hidupnya kian diawasi pihak kerajaan.
Pasalnya, ketika ajal menjemput Ratu Elizabeth II nanti, berakhir pula masa pemerintahannya yang sudah berlangsung selama 65 tahun lebih itu.

Karena itu, pihak Kerajaan Inggris telah mempersiapkan matang rencana rahasia dalam rangka kematiannya, dari penggunaan kode rahasia untuk mengabarkan itu, sampai transisi kekuasaan.

Baca Juga:


You Might Also Like

0 komentar