Mahathir Mohamad Dilempari Sandal, Sepatu dan Botol Saat Pidato

Agustus 14, 2017


Berita Hari Ini ~  Shah Alam- Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad dilempari sandal, sepatu, botol bekas air minum, kembang api, hingga kursi di saat berpidato di gedung pertemuan Dewan Raja Muda Musa.

Mahathir saat itu memberikan jawaban atas pertanyaan peserta pertemuan tentang tragedi Kampung Memali di Baling, Kedah tahun 1985 yang menewaskan 18 orang termasuk satu polisi.

Mahathir yang kini berbalik menjadi oposisi menghadapi Perdana Menteri Najib Razak, menjelaskan bahwa polisi telah menjalankan tugasnya sesuai standar operasi dalam tragedi Kampung Memali.

Saat menjelaskan itulah, mendadak sandal dilemparkan ke arah Mahathir dan benda lainnya. 

Mahathir dan istrinya Siti Hasmah Mohd Ali segera diselamatkan menuju arah belakang gedung. Forum menjadi rusuh.  

Pemimpin Pemuda Pribumi Syhed Saddiq Syeh Abdul Rahman yang mengorganisasi pertemuan ini kepada wartawan mengatakan insiden itu murni upaya sabotase. 

Acara yang terbuka untuk umum itu dirusak oleh sekelompok orang yang mengenakan T-shirt organisasinya, Armada Pribumi. 

"Pelaku di belakang kerusuhan bukan anggota Pribumi atau Pakatan (partai oposisi). Mereka mengenakan T-shirt Armada palsu," ujar Saddiq Syed.

Polisi menangkap dan menahan 3 orang mahasiswa yang diduga terlibat pelemparan sandal, sepatu, dan botol ke arah Mahathir Mohamad. Masih diseldiki motifnya.  (atn/ymn)

You Might Also Like

0 komentar